SELAMAT DATANG DI LAMAN LP2M UNU SURAKARTA

Rabu, 20 Maret 2019

The Influence of Celebrity Endorser and Attitudes on Advertising towrads Attitudes on Brand and Repurchase Intention

International Journal of Social Science and Business
Volume 2, Number 2, Tahun 2018
P-ISSN : 2614-6533 E-ISSN : 2549-6409
Oleh:
Lintang Pamugar Mukti Aji, S.E., M.M
Abstrak
The purpose of this research was to analyze the effect of celebrity endorser and attitude toward advertising on attitude toward brand and repurchase intention. This research used design explanatory. Population were IM3 prepaid card customers in Surakarta. The sampling technique was convenience sampling with 100 respondents. Techniques of data collection used observation, documentation, questionnaires and literature study. Analysis used validity test, reliability test, t-test, f-test, R Square test and path analysis. The results showed that celebrity endorser significant affected on attitude toward brand. Attitude toward advertising significant affected on attitude toward brand. Celebrity endorser significant affected on repurchase intention. Attitude toward advertising significant affected on repurchase intention. Attitude toward brand significant affected on repurchase intention. Celebrity endorser and attitude toward advertising affected on attitude toward brand simultaneous. Celebrity endorser, attitude toward advertising and attitude toward brand affected on repurchase intention simultaneous. The coefficient of determination of total results (R2 ) was 59,0% so repurchase intention can be explained variable celebrity endorser, attitude toward brand within attitude toward brand as a intervening variables and the remaining 41.0% was explained variables outside the model. Celebrity endorser is a proven direct and indirect effect on repurchase intention.
Keywords: celebrity endorser, attitude toward advertising, attitude toward brand and repurchase intention
Selengkapnya di sini

Kamis, 07 Februari 2019

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURAKARTA

Graduasi Vol. 34 No. 1 (Maret 2015)
ISSN 2088 - 6594
Oleh:
Endah Kristiani, SE, MM
Abstract
This study aims are to determine the effect of leadership, organizational culture on the performance of employees in the Univercity of Nahdlatul Ulama Surakarta with commitment as an intervening variable. Data analysis techniques used path analysis (path analysis ), which will be tested with the t test, F test and test R2 , Correlations, direct effect and indirect effect and total effect. The technique of collecting data using questionnaires, the sample are employes at the Univercity of Nahdlatul Ulama Surakarta as many as 30 respondents. T- test result showed leadership has positive and significant impact on employee commitment, organizational culture has positive and insignificant effect on employee commitment. As for variable leadership and commitment have a positive and significant effect on the performance, organizational culture has positive and insignificant effect on the performance of employees in the Univercity of Nahdlatul Ulama Surakarta. F test showed simultaneously leadership, organizational culture and commitment’s organizations has significant positive effect on the performance of employees in the Univercity of Nahdlatul Ulama Surakarta. The value of the coefficient of determinasi R square of 0,9413or 94,13%. This means that the employee’s performance is explained by the variable leadership, organizational culture and commitment as an intervening variable of 94,13 % and the remaining 5,87 % is explained by other variables outside our model, such as work environment, competence and others.
Keywords : Leadership, Organizational Culture, Commitment, Performance
Selengkapnya di sini

Senin, 21 Januari 2019

SINTES A TITANIUM DIOXIDE (TiO2) UNTUK DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC)

POLITEKNOSAINS Edisi Khusus Dies Natalis
Juli 2012
Oleh:
Rohmat Subodro, ST, MT
Abstark
The  more  numerous  and  dense  population  of  this  earth  it will  result  in world  energy  demand  will  also  continue  to  multiply,  from  here  it  takes human  effort  to  develop  a  range  of  renewable  energy.  The  potential  of renewable  energy (renewable energy), such as: solar energy, geothermal, hydropower,  biomass,  wind  energy  and  ocean  energy,  renewable  energy potential in this country is huge. Solar energy is one renewable energy that is currently being developed, because the impact on the  environment more friendly. One application of solar energy is utilizationin energyconversion of  light  into  electricity  is  by  solar  cells.  TiO2was  synthesized madefrom Pluronik P 2443 -250g, 96% Ethanol,andTiCl4. The characterization of the material was conductedthen performed testing using Test XRD (X-Ray Diffraction)  obtained the grain  size  ofthe  materialsof 13.81  nm  and testing   of   SEM   (ScanningElectronMicroscope)for   the   surface morphology.
Key words: renewable energy, Titanium Dioxide (TiO2), Pluronik P 2443 -250g, 96%    Ethanol, TiCl4.
Selengkapnya di sini

Rabu, 02 Januari 2019

Pengembangan Soft Skill Guru

Jurnal Ta'alum, Jurnal Pendidikan Islam
Vol 05 No 01 Juni 2017
Oleh:
Jaenuri, S.Pd.I.,M.Pd.I
p-ISSN: 2303-1891; e-ISSN: 2549-2926

Abstrak
Soft skill is a skill of person that build relationships with others and self-organizing skills. Teachers as a determinant of the potential development of students is not enough can only teach (transfer of knowledge). Moreover, the teacher as a model for the student must have a good personality and social. So teachers are required to develop continuously the ability of personality (intra personal skills) and social skills (inter personal skills). The development of intra personal skills includes: developing the power of consciousness, goals, beliefs, love, concentration, and decisions. The development of interpersonal skills includes: many smiles, appreciative, active listener, active cooperate, mediator, communication ability, humor, empathy, and not easy to complain. 
Keywords: soft skill, teacher, development
Selengkapnya di sini

Rabu, 19 Desember 2018

IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) USAHA KECIL MIKRO BENGKEL MOBIL DI BANYUANYAR SURAKARTA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PELAYANAN

Jurnal Pengabdian Masyarakat Kewirausahaan Indonesia (JANAKA) vol 1 no 1 2011
Oleh:
Sutrisno, ST, M.Eng dan tim

ABSTRAKSI 
Bengkel mobil “SAE” dan bengkel mobil “ERA 2000” merupakan usaha kecil dengan sejumlah keterbatasan, diantaranya adalah keterbatasan jenis jasa layanan servis, sarana prasarana, sumber dana, dan kemampuan mengelola bengkel. Kedua bengkel tersebut berlokasi di Banyuanyar Surakarta. Kapasitas usahanya masih rendah sehingga daya saing pelayanan sulit untuk ditingkatkan. Maka untuk menyelesaikan permasalahannya dilakukan dengan memberikan pelatihan, pendampingan, dan hibah peralatan servis mobil injeksi. Pelatihan dan pendampingan meliputi servis mobil berteknologi injeksi, penerapan sistem administrasi bengkel, penyusunan laporan keuangan, kewirausahaan dan manajemen pemasaran, dan manajemen lingkungan keselamatan dan kesehatan kerja (LK3). Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini bertujuan: 1) meningkatkan kemampuan SDM dalam menghasilkan jasa layanan servis dan sebagai persiapan dalam menawarkan jasa layanan servis mobil berteknologi injeksi, 2) meningkatkan kemampuan SDM dalam implementasi sistem administrasi, 3) meningkatkan kemampuan SDM dalam pencatatan laporan keuangan, 4) pengelola bengkel mobil mempunyai keahlian manajerial, 5) pemilik bengkel mobil mempunyai pengetahuan dan pemahaman mengelola semua aspek keselamatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pengelola bengkel yang memiliki kemampuan manajemen bengkel dan kesiapan menawarkan jasa layanan servis mobil yang berteknologi injeksi.
Kata kunci: bengkel mobil, pelatihan, pendampingan, daya saing pelayanan
Selengkapnya di sini

Politik Hukum Perlindungandan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Jurnal Hukum IUSTUM No. 3 Vol. 18 Tahun 2011
Oleh:
Dr. Sutrisno, M. Hum

Abstrak 
Dalam rangka mendayagunakan sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan umum seperti termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan untuk mencapai kebahagiaan hidup berdasarkan Pancasila, perlu diusahakan pelestarian lingkungan hidup yang serasi dan seimbang untuk menunjang pembangunan yang berkesinambungan. Kewajiban kita sebagai khalifah di bumi sudah selayaknya untuk menjaga dan melestarikan alam, banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menginformasikan ketidak pedulian manusia terhadap lingkungan hidup. Untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang implementasi Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, maka dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research). Metode analisis data melalui metode deduksi dan metode komparasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa wewenang pengendalian pengelolaan lingkungan hidup masih menyimpang belum berjalan pada arah tujuan politik hukumnya. Penegakan hukum sulit dilakukan karena sulitnya pembuktian dan menentukan kriteria baku tentang kerusakan lingkungan. Untuk itu perlu dedikasi dan profesionalisme aparat penegak hukum serta kesadaran masyarakat dalam melaksanakan ketentuan-ketentuan hukum lingkungan.
Kata kunci : Politik hukum, perlindungan, pengelolaan lingkungan
Selengkapnya di sini

Jumat, 14 Desember 2018

PRAGMATISME DALAM PENDIDIKAN AKHLAK

E-Jurnal Ar Risalah UNU Surakarta Vol 14 no 38 2016
PRAGMATISME DALAM PENDIDIKAN AKHLAK
Oleh:
Ali Hamidi, S.Pd.I., M.Pd.I

Abstrak
Islam emphasizes the importance of educational activities. In general, the presence of education is expected to change and complete the order in various aspects of life. Education in Islam has a wide variety of very fundamental footing. Al-Quran and al-Hadits is a strong argument as the foundation of education in Islam. As time, various kinds of arguments as the basis of education appear. One of them is the foundation of philosophical reason and a wide range of understanding. It is influential in Islamic education. The essence of Islamic education that will be discussed in this article are priority objectives in it that moral education. Definition of moral education is a process that leads to the goal, then in the venture will require different methods of moral education. The emergence of philosophical understanding affect the implementation of the method in moral education. Philosophy offers a wide variety of forms of understanding about the things that affect a human being. One is the ideology of pragmatism that is, when the truth is recognized if what was done practically capable of resulting in benefits.This article tries to explain how pragmatism in Islamic education methods, especially in moral education.
Kata Kunci : Islam, pragmatism, education, character, method
Selengkapnya di sini

Rabu, 12 Desember 2018

PROBLEMS IN THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING IN TEACHING ENGLISH AT ELEVENTH GRADE STUDENTS OF MAN KLATEN

Jurnal Magistra No. 101 Th. XXIX September 2017
UNWIDHA Klaten
ISSN 0215-9511
Oleh:
Anni Nurul Hidayati, S.Pd., M.Pd

Abstract :
The objectives of the study are: (1) describing the implmentation of CTL in the process of teaching and learning; (2) describing the teachers’ difficulties in implementing CTL; (3) describing the teachers’ solution to overcome the difficulties in implementing CTL. The research was conducted in XI Science of MAN Klaten. The research uses descriptive qualitatif method. The sources of the data are events, informants, and documents. The data are collected using naturalistic observation, interview, and document analysis. The reaserch uses interactive model anlysis; (1) data reduction; (2) data display; (3) conclusin drawing and verivication in anlyzing the data. The results of the research are: (1) English teacher of MAN Klaten perceive that CTL is a teaching and learning approach in which appropiates with the 2013 curriculum; (2) CTL has been implemented well in the teaching and learning process; (3) the problems faced by the teachers are the teacher’s difficulties in managing the time, students’s low motivation because they know English is difficult, and students’ difficulties in mastering vocabularies. In conclusion, CTL has been implemented well in the teaching and learning process of English class at MAN Klaten. The reseracher suggests some solutions to overcome the problems in implementing CTL in the teaching and learning English, here are the solutions: (1) Preparing and planning the teaching process; (2) Approaching and motivating students intensively; (3) Using various teaching strategies; (4)Sharing with other teachers; (5)Integrating the teaching materials in order to fulfill the objective of some productive subject matters;(6) Ask the students to make personal vocabulary notes in daily teaching-learning activity.
Keywords: Contextual, Teaching, Learning
Selengkapnya di sini

Sekilas Mengenal At-Tafsir Al-Adabi Al-Ijtima’i

JURNAL ILMU SYARI'AH DAN HUKUM Vol. 1, Nomor 1, Januari-Juni 2016
ISSN: 2527-8169 (P); 2527-8150 (E)
Fakultas Syari'ah IAIN Surakarta
Oleh:
Drs. Abd. Ghafir, MA

Abstrak:
Kemukjizatan dan keluarbiasaan Al-Qur’an terletak bukan saja pada seluruh kandungan misinya, tetapi juga terletak pada seluruh gaya bahasa yang dimilikinya. Dari aspek seluruh kandungan misinya, Al-Qur’an mengatur, memberi petunjuk, dan memberikan solusi untuk semua problematika aspek kehidupan manusia, baik ketika manusia menjalani hidup di dunia maupun ketika bagaimana ia harus mempersiapkan kehidupan akhiratnya. Tidak ada satu aspek pun dari kehidupan manusia yang luput dari misi Al-Qur’an. Di sisi lain, kemukjizatan dan keluarbiasaan Al-Qur’an dari segi gaya bahasanya yang memiliki nilai sastra yang amat tinggi, sebenarnya sekaligus sebagai tandingan atas syair-syair bahasa Arab dalam masyarakat Arab yang terkenal memiliki nilai sastra yang tinggi pada waktu itu. Sehingga, wajarlah kalau dari segi gaya bahasanya saja, Al-Qur’an sebagai mukjizat yang luar biasa. Menyadari seluruh kandungan misi Al-Qur’an dan keindahan gaya bahasanya, maka para mufassirin tergugah untuk mengembangkan penafsiran mereka dengan gaya bahasa yang indah, tanpa mengabaikan norma-norma yang dikendaki oleh misi Al-Qur’an itu sendiri.
Kata Kunci: mujmalitas Al-Qur’an, tafsir, gaya bahasa, kemasyarakatan
Selengkapnya di sini

Selasa, 13 November 2018

Alat Pencelup Warna Batik (Peder)




Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. 
Kerjasama Dosen Fakultas Teknik UNU Surakarta dan Dosen AT AUB Tahun 2018
Taufiq Hidayat, S.T, M.Si.,M.T
Kuntohamijoyo, S.Pd., M.Si

Kamis, 25 Oktober 2018

PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA ANTARA TUNTUTAN DAN REALITA

Jurnal Wahana Akademika Vol 4, No. 1, April 2017
Judul:
PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA ANTARA TUNTUTAN DAN REALITA
Oleh:
Drs. Muhammad Yasin, MPdI

Abstrak
Lembaga pendidikan tinggi swasta merupakan lembaga tinggi yang setara dengan lembaga tinggi yang diselenggarakan pemerintah(negeri). Kiprah lembaga pendidikan swasta sama sebagaimana negeri, mereka ikut andil besar dalam mencerdaskan anak bangsa. Hal senada tentunya segala apa yang diharapkan dan diprioritasnya sama, namun kenyataan yang ada di lapngan, Lembaga Pendidikan Tinggi yang dikelola oleh yayasan atau organisasi masyarakat selalu kurang mendapat perhatian, apa yang diharapkan terkadang pula masih jauh dari harapan. Lembaga Penjaminan Mutu, akhir-akhir ini muncul sebenarnya untuk menjembatani lajunya perjalanan lembaga tersebut untuk melayani, mengontrol dan mengevaluasi keberadaan lembaga tersebut. Kebutuhan lembaga ini tentunya harus mendapat dukungan oleh civitas akademika.Visi misi lembaga pendidikan yang dicanangkaan dan diharapkan oleh yayasan atau ormas yang menangani lembaga pendidikan, harus dapat dilihat bilamana Lembaga Penjaminan Mutu berjalan dengan baik. Begitu juga kontrol yang dilakukan oleh pemerintah melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) menjadi kebutuhan lembaga / instansi, karena melalui assesmen keberadaan lembaga tersebut layak mendapatkan pengakuan secara nasional, dengan harapan masyarakat pengguna tidak mengalami kekecewaan saat menempuh proses pendidikan.
Kata Kunci : PTAIS , Lembaga Penjaminan Mutu, dan BAN PT.

Selengkapnya di sini

Trilogi: Usaha, Doa, dan Tawakal

Khutbah Jumat berjudul
Trilogi: usaha, doa, dan tawakal
Oleh:
Drs. Muhammad Ishom, MA
Selengkapnya