SELAMAT DATANG DI LAMAN LP2M UNU SURAKARTA

Rabu, 19 Desember 2018

Politik Hukum Perlindungandan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Jurnal Hukum IUSTUM No. 3 Vol. 18 Tahun 2011
Oleh:
Dr. Sutrisno, M. Hum

Abstrak 
Dalam rangka mendayagunakan sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan umum seperti termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan untuk mencapai kebahagiaan hidup berdasarkan Pancasila, perlu diusahakan pelestarian lingkungan hidup yang serasi dan seimbang untuk menunjang pembangunan yang berkesinambungan. Kewajiban kita sebagai khalifah di bumi sudah selayaknya untuk menjaga dan melestarikan alam, banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menginformasikan ketidak pedulian manusia terhadap lingkungan hidup. Untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang implementasi Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, maka dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research). Metode analisis data melalui metode deduksi dan metode komparasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa wewenang pengendalian pengelolaan lingkungan hidup masih menyimpang belum berjalan pada arah tujuan politik hukumnya. Penegakan hukum sulit dilakukan karena sulitnya pembuktian dan menentukan kriteria baku tentang kerusakan lingkungan. Untuk itu perlu dedikasi dan profesionalisme aparat penegak hukum serta kesadaran masyarakat dalam melaksanakan ketentuan-ketentuan hukum lingkungan.
Kata kunci : Politik hukum, perlindungan, pengelolaan lingkungan
Selengkapnya di sini

Jumat, 14 Desember 2018

PRAGMATISME DALAM PENDIDIKAN AKHLAK

E-Jurnal Ar Risalah UNU Surakarta Vol 14 no 38 2016
PRAGMATISME DALAM PENDIDIKAN AKHLAK
Oleh:
Ali Hamidi, S.Pd.I., M.Pd.I

Abstrak
Islam emphasizes the importance of educational activities. In general, the presence of education is expected to change and complete the order in various aspects of life. Education in Islam has a wide variety of very fundamental footing. Al-Quran and al-Hadits is a strong argument as the foundation of education in Islam. As time, various kinds of arguments as the basis of education appear. One of them is the foundation of philosophical reason and a wide range of understanding. It is influential in Islamic education. The essence of Islamic education that will be discussed in this article are priority objectives in it that moral education. Definition of moral education is a process that leads to the goal, then in the venture will require different methods of moral education. The emergence of philosophical understanding affect the implementation of the method in moral education. Philosophy offers a wide variety of forms of understanding about the things that affect a human being. One is the ideology of pragmatism that is, when the truth is recognized if what was done practically capable of resulting in benefits.This article tries to explain how pragmatism in Islamic education methods, especially in moral education.
Kata Kunci : Islam, pragmatism, education, character, method
Selengkapnya di sini

Rabu, 12 Desember 2018

PROBLEMS IN THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING IN TEACHING ENGLISH AT ELEVENTH GRADE STUDENTS OF MAN KLATEN

Jurnal Magistra No. 101 Th. XXIX September 2017
UNWIDHA Klaten
ISSN 0215-9511
Oleh:
Anni Nurul Hidayati, S.Pd., M.Pd

Abstract :
The objectives of the study are: (1) describing the implmentation of CTL in the process of teaching and learning; (2) describing the teachers’ difficulties in implementing CTL; (3) describing the teachers’ solution to overcome the difficulties in implementing CTL. The research was conducted in XI Science of MAN Klaten. The research uses descriptive qualitatif method. The sources of the data are events, informants, and documents. The data are collected using naturalistic observation, interview, and document analysis. The reaserch uses interactive model anlysis; (1) data reduction; (2) data display; (3) conclusin drawing and verivication in anlyzing the data. The results of the research are: (1) English teacher of MAN Klaten perceive that CTL is a teaching and learning approach in which appropiates with the 2013 curriculum; (2) CTL has been implemented well in the teaching and learning process; (3) the problems faced by the teachers are the teacher’s difficulties in managing the time, students’s low motivation because they know English is difficult, and students’ difficulties in mastering vocabularies. In conclusion, CTL has been implemented well in the teaching and learning process of English class at MAN Klaten. The reseracher suggests some solutions to overcome the problems in implementing CTL in the teaching and learning English, here are the solutions: (1) Preparing and planning the teaching process; (2) Approaching and motivating students intensively; (3) Using various teaching strategies; (4)Sharing with other teachers; (5)Integrating the teaching materials in order to fulfill the objective of some productive subject matters;(6) Ask the students to make personal vocabulary notes in daily teaching-learning activity.
Keywords: Contextual, Teaching, Learning
Selengkapnya di sini

Sekilas Mengenal At-Tafsir Al-Adabi Al-Ijtima’i

JURNAL ILMU SYARI'AH DAN HUKUM Vol. 1, Nomor 1, Januari-Juni 2016
ISSN: 2527-8169 (P); 2527-8150 (E)
Fakultas Syari'ah IAIN Surakarta
Oleh:
Drs. Abd. Ghafir, MA

Abstrak:
Kemukjizatan dan keluarbiasaan Al-Qur’an terletak bukan saja pada seluruh kandungan misinya, tetapi juga terletak pada seluruh gaya bahasa yang dimilikinya. Dari aspek seluruh kandungan misinya, Al-Qur’an mengatur, memberi petunjuk, dan memberikan solusi untuk semua problematika aspek kehidupan manusia, baik ketika manusia menjalani hidup di dunia maupun ketika bagaimana ia harus mempersiapkan kehidupan akhiratnya. Tidak ada satu aspek pun dari kehidupan manusia yang luput dari misi Al-Qur’an. Di sisi lain, kemukjizatan dan keluarbiasaan Al-Qur’an dari segi gaya bahasanya yang memiliki nilai sastra yang amat tinggi, sebenarnya sekaligus sebagai tandingan atas syair-syair bahasa Arab dalam masyarakat Arab yang terkenal memiliki nilai sastra yang tinggi pada waktu itu. Sehingga, wajarlah kalau dari segi gaya bahasanya saja, Al-Qur’an sebagai mukjizat yang luar biasa. Menyadari seluruh kandungan misi Al-Qur’an dan keindahan gaya bahasanya, maka para mufassirin tergugah untuk mengembangkan penafsiran mereka dengan gaya bahasa yang indah, tanpa mengabaikan norma-norma yang dikendaki oleh misi Al-Qur’an itu sendiri.
Kata Kunci: mujmalitas Al-Qur’an, tafsir, gaya bahasa, kemasyarakatan
Selengkapnya di sini

Selasa, 13 November 2018

Alat Pencelup Warna Batik (Peder)




Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. 
Kerjasama Dosen Fakultas Teknik UNU Surakarta dan Dosen AT AUB Tahun 2018
Taufiq Hidayat, S.T, M.Si.,M.T
Kuntohamijoyo, S.Pd., M.Si

Kamis, 25 Oktober 2018

PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA ANTARA TUNTUTAN DAN REALITA

Jurnal Wahana Akademika Vol 4, No. 1, April 2017
Judul:
PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA ANTARA TUNTUTAN DAN REALITA
Oleh:
Drs. Muhammad Yasin, MPdI

Abstrak
Lembaga pendidikan tinggi swasta merupakan lembaga tinggi yang setara dengan lembaga tinggi yang diselenggarakan pemerintah(negeri). Kiprah lembaga pendidikan swasta sama sebagaimana negeri, mereka ikut andil besar dalam mencerdaskan anak bangsa. Hal senada tentunya segala apa yang diharapkan dan diprioritasnya sama, namun kenyataan yang ada di lapngan, Lembaga Pendidikan Tinggi yang dikelola oleh yayasan atau organisasi masyarakat selalu kurang mendapat perhatian, apa yang diharapkan terkadang pula masih jauh dari harapan. Lembaga Penjaminan Mutu, akhir-akhir ini muncul sebenarnya untuk menjembatani lajunya perjalanan lembaga tersebut untuk melayani, mengontrol dan mengevaluasi keberadaan lembaga tersebut. Kebutuhan lembaga ini tentunya harus mendapat dukungan oleh civitas akademika.Visi misi lembaga pendidikan yang dicanangkaan dan diharapkan oleh yayasan atau ormas yang menangani lembaga pendidikan, harus dapat dilihat bilamana Lembaga Penjaminan Mutu berjalan dengan baik. Begitu juga kontrol yang dilakukan oleh pemerintah melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) menjadi kebutuhan lembaga / instansi, karena melalui assesmen keberadaan lembaga tersebut layak mendapatkan pengakuan secara nasional, dengan harapan masyarakat pengguna tidak mengalami kekecewaan saat menempuh proses pendidikan.
Kata Kunci : PTAIS , Lembaga Penjaminan Mutu, dan BAN PT.

Selengkapnya di sini

Trilogi: Usaha, Doa, dan Tawakal

Khutbah Jumat berjudul
Trilogi: usaha, doa, dan tawakal
Oleh:
Drs. Muhammad Ishom, MA
Selengkapnya

Rabu, 17 Oktober 2018

Selasa, 02 Oktober 2018

Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru Sekolah Dasar Gugus Majapahit Kartasura

Laporan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema
Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru Sekolah Dasar Gugus Majapahit Kartasura 

Oleh
Ketua: Rony Arpinto Ady, S.E., M.Pd 
Anggota:
Lintang Pamugar Mukti Aji, S.E., M.M. 
Adhista Setyarini, S.E., M.M.
Siti Zulaikhah, S.E., A.kt.,M.Si

Selengkapnya

Penerapan Hukum Adat dalam Mencapai Ketertiban Umum ( Studi Perbandingan Antara Hukum Adat dan Hukum Pidana Indonesia)

Ejurnal UNISRI vol 23 no 1 tahun 2017
Oleh :
Nuruzzaman, SH, MH

ABSTRAK
Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan hukum adat dalam mencapai ketertiban umum, sebagai salah satu opsi pemecahan masalah pelanggaran ketertiban umum yang terjadi pada lingkungan masyarakat di Indonesia. Di samping hukum pidana yang berlaku di Indonesia, hukum adat juga memiliki peradilan untuk mengadili pelanggar ketertiban umum. Peradilan yang dimiliki hukum adat lebih bersifat kekeluargaan, berupa musyawarah untuk tercapainya mufakat, sanksi yang tepat untuk pelanggar ketertiban umum tersebut. Apabila hukum pidana di Indonesia hanya melakukan sistem peradilan saja maka hukum adat mempunyai sistem yang lebih kompleks. Sistem pencegahan, perundingan, peradilan, dan pemberian sanksi terhadap suatu tindak pidana dalam masyarakat pada hukum adat mempunyai tingkat keefektifan yang lebih baik daripada hukum pidana yang hanya melakukan peradilan. Hukum adat dalam satu daerah dengan daerah yang lain di Indonesia berbedabeda. Penerapan pencegahan sampai pemberian sanksi pun berbeda-beda, tergantung dari masyarakat yang menerapkannya.
Kata kunci: hukum adat, ketertiban umum, hukum pidana
Selengkapnya di sini

Pemilu dalam Membentuk Partai dan Kader Politik Berkarakter Positif

Ejurnal UNISRI vol 23 no 1 tahun 2017
Oleh:
Ian Aji Hermawan, SH, MH

ABSTRAK
Buruknya proses pengaderan dalam sebuah partai melahirkan kader-kader yang pragmatis serta oportunis, yang mana kader-kader tersebut kurang mampu membaca kebutuhan dan keinginan masyarakat. Para kader lebih sibuk untuk memenangkan dirinya dalam suatu pertarungan politik, yaitu pemilu, dibandingkan memahami persoalan masyarakat yang sesungguhnya. Maka, tidak heran menjelang pemilu banyak bermunculan kader partai politik, baik kader partai murni maupun kader karbitan (kader yang baru muncul karena ada pemilu). Konflik-konflik yang terjadi di internal partai politik sering kali disebabkan oleh senioritas otoriter pimpinan, artinya partai tersebut lebih mengutamakan kader yang lebih dahulu aktif yang boleh berkiprah tanpa melihat kompetensi. Kader yang baru masuk atau baru sebentar berproses di partai politik tidak diizinkan untuk berkiprah. Namun, ada pula partai politik yang menggunakan cara instan untuk mendapatkan kader, yakni orang yang dianggap memiliki modal atau materi lebih dapat langsung menduduki posisi strategis dalam sebuah partai politik. Perkembangan politik di Indonesia mengalami fase kemunduran, yang mana sekarang untuk memenangkan dalam sebuah pemilihan umum seorang kader yang dicalonkan oleh partai politik dalam berkampanye lebih sering menggunakan politik identitas, yakni berkampanye dengan cara menyerang lawan politiknya dengan menggunakan isu SARA. Menurut Lukmantoro (2008: 2), politik identitas adalah tindakan politis untuk mengedepankan kepentingankepentingan dari anggota-anggota suatu kelompok karena memiliki kesamaan identitas atau karakteristik, baik berbasiskan pada ras, etnisitas, gender, maupun keagamaan. 
Kata kunci: pengaderan, konsistensi, filosofi, ambigu, pragmatis
Selengkapnya di sini